Cepat Kaya Dengan Sedekah, Tapi Kok Udah Sedekah Gak Kaya-Kaya? Panduan Dalam Mencari Rezeki

sedekah via http://pekanbaru.tribunnews.com

Mencari Rezeki Dengan Sedekah

Rasulullah SAW bersabda :

"Hendaklah kalian semua mencari rezeki dengan sedekah." (HR. Daelami).

Sekilas hadits ini membingungkan, betapa tidak, bagaimana mungkin dengan sedekah akan mendapatkan rezeki? Menurut logika matematika atau hukum Ekonomi, mengeluarkan sesuatu dari milik kita pasti akan mengurangi yang kita miliki.


Logika matematika atau hukum ekonomi ini adalah paradigma Sekuler, sangat berbeda dengan paradigma iman, paradigma iman mengatakan bahwa seluruh rezeki yang di dapat oleh makhluk di muka bumi ini di atur oleh maha pemberi rezeki, yaitu Allah SWT.

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak di muka bumi melainkan dijamin Allah rezeki nya." (QS. Hud: 6).

Jaminan rezeki dari Allah SWT pada makhluk nya adalah jaminan yang pasti lagi benar untuk menunjukkan betapa maha kaya Allah yang memiliki segala sifat kebesaran nya.


Semut saja yang berada di rumah kita, mungkin saja jumlah nya bisa ratusan bahkan ribuan, tapi rezeki nya sudah di atur dan di bagi oleh Allah SWT, apalagi kita manusia yang di anggap sebagai makhluk yang paling sempurna ini, maka kesadaran iman menyatakan bahwa sebagai rasa syukur atas pemberian rezeki ku dari maha pemberi rezeki adalah rasa mengasihi, yaitu dengan memberikan nya di jalan Allah sebagai rasa syukur kita, maka rezeki kita pasti akan bertambah, itu sudah janji Allah untuk orang yang bersyukur dan bersedekah.

Justru dengan bersedekah kita akan mendapatkan rezeki, semakin sering bersedekah semakin banyak pula rezeki yang kita dapat, dan seperti nya rezeki itu ada pintu nya, dan pintu itu hanya terbuka dengan bersedekah, semakin banyak bersedekah semakin lebar pintu itu terbuka.

Udah Sedekah tapi kok gak kaya-kaya?

Kenapa ya kok ada orang yang gak bersedekah tapi rezeki nya bagus? Kalau kita lihat fenomena di sekitar kita, terkadang kita melihat ada orang yang jarang beribadah dan jarang bersedekah tapi kok rezeki nya bisa lancar? Tapi yang ahli ibadah dan bersedekah kok rezeki nya malah mampet?

Apa penyebab nya? Karena masih banyak orang yang belum mengerti tentang hukum alam mengenai rezeki.

Jadi hukum alam itu ada banyak, salah satu nya adalah hukum alam mengenai rezeki yang sudah di tentukan oleh tuhan, sebetul nya kalau kita ingin mengetahui hukum alam tersebut cara nya mudah, tinggal kita cari di kitab suci kita (Al-Quran), karena di dalam alquran sudah di jelaskan tentang segala sesuatu mengenai janji Allah terhadap masalah rezeki.

Tapi fakta nya masih sangat sedikit orang yang mengetahui tentang hukum alam tersebut, mereka belum mengetahui kalau hukum alam mengenai rezeki juga ada syarat dan ketentuan nya yang berlaku.

Lantas apa permasalahan dari "sudah sedekah tapi kok rezeki masih terasa kurang?"

1. Beribadah hanya sekedar menghilangkan kewajiban


Begitu banyak orang yang sholat hanya sekedar untuk memenuhi kewajiban saja, alias terlalu cepat. Coba sekarang kita bayangin deh, kalau sholat kita hanya untuk memenuhi kewajiban saja (yang penting sholat) tetapi kita meminta rezeki yang lebih kepada Allah SWT, kira-kira sopan gak sih? Apakah kita layak untuk meminta rezeki lebih padahal ibadah kita hanya untuk menghilangkan kewajiban nya saja?

Jadi sekarang cobalah untuk menikmati ibadah mu, bahasa gampang nya adalah ikhlas dan fokus.

Lantas muncul pertanyaan berikut nya, bagaimana dengan orang yang tidak beribadah sama sekali? Kok rezeki nya bisa bagus mengalahkan orang yang beribadah?

Jadi gini, selain ibadah yang harus kita perbaiki, ada 1 lagi kunci emas yang akan menjamin rezeki mu yaitu tidak mengeluh alias selalu bersyukur.

2. Kurang Bersyukur

Tidak peduli sehebat apapun mereka beribadah, jika mereka tidak bersyukur alias sering ngeluh, ya rezeki nya akan segitu-segitu aja, walaupun kamu jago ibadah tapi ternyata mulut nya tidak dijaga, sering ngeluh, sering ngomongin orang, ngegosipin orang, jadi buat apa ibadah mu kalau mulut kamu tidak dijaga?

Di dalam al-quran sudah di jelaskan bahwa syukur bisa melipat gandakan rezeki lho.

Kalau kamu sudah sedekah, tapi kamu tidak bersyukur, itu kan artinya kamu tidak komplit dalam memenuhi janji Allah terhadap rezeki, jadi kalau tidak komplit, salah siapa dong kalo rezeki kamu macet?


Barang siapa yang bisa menikmati dan mensyukuri nikmat terkecil dalam hidup, orang itu pasti rezeki nya akan bagus.

Jadi sekarang pilihan nya ada di tangan kamu sendiri, kamu ingin manusia yang selalu mengeluh atau manusia yang selalu bersyukur?

Orang yang selalu di kejar rezeki.

Setiap manusia pasti diberi rezeki dengan kadar yang berbeda-beda. Setiap hari orang-orang berjuang untuk mendapatkan rezeki dengan cara bekerja. Ada orang yang bekerja dari pagi hingga malam tapi rezeki nya segitu-gitu aja, tapi ada orang yang bekerja nya biasa saja justru malah mendapat rezeki yang melimpah.

Walaupun kita sudah bekerja siang dan malam tetapi kalau rezeki itu memang bukan untuk kita, maka hasil yang kita peroleh juga pas-pasan, begitu pula sebalik nya, walaupun kita tidak mengejar nya akan tetapi jika itu memang rezeki untuk kita, maka dia pasti akan datang dengan sendiri nya dan dengan cara yang tidak di duga-duga.

Ya begitulah, karena rezeki memang sudah ketetapan dari Allah SWT, di kejar dengan cara yang halal atau haram pun kita akan mendapatkan sesuai dengan yang sudah di tetapkan untuk kita, tapi pasti nya ada perbedaan di dalam keberkahan nya.

Namun tahukah kamu Ada sekelompok orang atau golongan yang selalu di kejar rezeki? Mereka adalah orang-orang yang rezeki nya sudah di jamin oleh Allah SWT tanpa harus terlalu bersusah payah mencari nya sampai larut malam, tidak hanya itu saja, rezeki yang di dapat juga mengandung keberkahan sehingga membawa kebaikan bagi si penerima nya, siapa sajakah orang itu?

1. Orang-orang yang bertawakal kepada Allah.

Allah SWT berfirman : "Barang siapa yang bertawakal kepada Allah SWT, Dia akan memberikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah, Dia akan memberikan kecukupan baginya..." (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Tawakal sendiri berarti berserah diri sepenuh nya hanya kepada Allah, menyandarkan hati kepada Allah SWT, orang-orang yang bertawakal akan yakin bahwa yang memberi dan mencegah rezeki hanyalah Allah SWT, dengan keyakinan seperti ini maka orang tersebut akan memiliki ketergantungan penuh terhadap Allah SWT, dan Allah pun sudah berjanji akan mencukupkan rezeki bagi siapapun yang bertawakal kepadanya.


Tapi yang perlu kalian ingat, tawakal bukan berarti meniadakan usaha ya guys, kamu harus tetap melakukan usaha yang maksimal, karena meninggalkan usaha sangat bertentangan dengan tawakal itu sendiri, sebagaimana hadits berikut :

"Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal kepada Allah, sungguh Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada seekor burung yang pergi dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang." (HR. Imam Ahmad, Tirmidzi, Nasaai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, dan Al Hakim. Imam Tirmidzi berkata : hasan shahih).

Hadits diatas menunjukkan bahwa tawakal yang hakiki harus di iringi dengan usaha, bukan hanya pasrah kepada Allah SWT saja, burung aja bekerja untuk meraih rizki nya, apalagi kita sebagai manusia, hadits di atas adalah sebagai bukti bahwa tawakal yang benar adalah yang di iringi dengan usaha, burung bisa mendapatkan rezeki nya karena dia pergi di pagi hari dan pulang di sore hari dan dalam keadaan kenyang.


2. Bersedekah.


Sedekah adalah memberikan sebagian yang kita miliki untuk orang lain, baik itu berupa harta atau dalam bentuk yang lainnya, dan Allah telah berjanji akan mengganti harta orang yang bersedekah, Allah berfirman :


“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir berisi seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Baqarah:261).

Bersedekah pada awal nya memang akan mengurangi harta kita, tapi pasti Allah akan mengganti nya di saat itu juga atau di hari-hari berikut nya, bahkan Allah akan mengganti nya sampai berlipat-lipat ganda, tergantung dari seberapa besar ke ikhlasan kita, dan penggantian dari sedekah yang sudah kita keluarkan tak selalu berupa uang kembali, bisa saja diganti dengan kesehatan atau terhindar dari marabahaya.

3. Bersyukur

Bersyukur artinya selalu menghargai hasil yang kita peroleh dari apa yang telah kita usahakan, seberapapun hasil nya maka syukurilah, karena Allah akan menambah rezeki bagi siapapun yang bersyukur.

Matematika Allah berbeda dengan matematika manusia, Allah bisa dengan mudah nya menambahkan rezeki bagi mereka yang bersyukur, yaitu yang tidak mengeluh meski dalam kondisi yang terbatas dan kekurangan, sebagaimana firman Allah berikut :

“(Ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”. QS. Ibrahim: 7.

4. Sering-sering lah beristighfar


Istighfar merupakan salah satu amalan yang bisa membuka pintu rezeki, karena dengan beristighfar akan menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan.

Terkadang dosa-dosa yang kita lakukan dapat menutup pintu rezeki dalam diri kita, sehingga walaupun kita sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tetap saja rezeki yang kita dapatkan segitu-gitu aja.

Selain itu dosa juga dapat menutup pintu terkabul nya do'a, jika kamu merasa sudah lama berdoa tetapi belum mendapat jawaban, coba untuk intropeksi diri dan perbanyak lah beristighfar.

Imam Al-Hasan Al-Bashri juga menganjurkan agar manusia beristighfar jika mengalami kegersangan, kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun. Jadi perbanyaklah istigfar jika rezeki tidak kunjung hadir.

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat”. (Hud : 3)

Jadi rezeki itu memiliki banyak pintu, tetap lah berikhtiar dalam mencari rezeki, setelah itu bertawakal lah.

0 Response to "Cepat Kaya Dengan Sedekah, Tapi Kok Udah Sedekah Gak Kaya-Kaya? Panduan Dalam Mencari Rezeki"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel