Mengungkap Kebohongan Neil Armstrong

Cara Armstrong Melewati Radiasi


Di lapisan luar bumi terdapat sebuah sabuk bernama Van Allen. Fungsinya meredam radiasi matahari yang sangat mematikan agar tidak sampai merusak bumi.
en.wikipedia.org
Lapisan atmosfer bumi juga menjadi pelindung efek radiasi matahari. Sebaliknya, bulan tidak memiliki sabuk seperti Van Allen. Bulan juga tidak memiliki atmosfer pelindung. Artinya, radiasi dan angin matahari yang mahadahsyat akan menghantam langsung bulan tanpa ampun.

Bahkan rusia pun angkat tangan, meskipun pesawat ruang angkasa mereka lebih hebat dan lebih tebal lapisan dinding nya dari pesawat NASA milik Amerika, tapi (bahkan hingga hari ini) mereka belum menemukan teknologi pakaian pelindung berbahan tipis untuk melindungi manusia dari terjangan radiasi di bulan.

Tapi, lihatlah Neil Armstrong, astronot amerika (yang terlanjur) diklaim berhasil mendarat di ulan dan melompat-lompat kegirangan seolah-olah tak merasakan radiasi ganas di sekeliling nya. Modal pertahanan nya hanyalah selembar pakaian antariksa tipis dan helm beroksigen.

Beberapa pakar pernah mencoba untuk meminjam pakaian tersebut, namun selalu ditolak oleh NASA. Pertanyaan nya, mengapa sejak Armstrong di klaim berhasil mendarat di bulan, tidak ada lagi ekspedisi lanjutan manusia ke bulan? Apakah teknologi kita berhenti pada 1969?

Bukti-bukti Konspirasi NASA

kejanggalan, kenapa bendera bisa berkibar di ruang hampa udara? (www.conspirachy.wordpress.com)
Jika kita mendongak ke langit luas, akan tersaji hamparan jutaan bintang berkelap-kelip. Tapi, mengapa pada foto-foto yang di ambil oleh neil armstrong tidak ada satupun bintang yang terlihat? Padahal, di bulan tidak ada lapisan penghalang apa pun ke langit lepas. Lucunya, bendera amerika, Stars Spangled Banner berkibar tertiup angin. Padahal di bulan tidak ada lapisan atmosfer. Jadi, bagaimana bisa ada angin?

Dunia modern berusaha membuktikan bahwa pemerintah Amerika dengan NASA nya telah melakukan kebohongan luar biasa kepada jutaan umat manusia. Bukti-bukti konspirasi penuh dusta dari NASA yang lain adalah:

Pertama

Teknologi komunikasi jarak jauh dari bumi ke bulan belum dapat dilakukan pada 1969. Jadi, tidak mungkin terjadi komunikasi radio antara astronot di bulan dengan stasiun kontrol di bumi. Sementara, pada rekaman suara terdengar tidak terjadi delay (jeda waktu) antara pertanyaan yang diucapkan petugas di bumi dengan jawaban yang diterima dari bulan. Ini aneh, karena pada 1990an saja, akan ada delay sekitar 0,7 detik dari percakapan yang dilakukan antara London dan California.

Kedua

Pada tahun 2000, sebuah pesawat jet harrier baru bisa mendarat vertikal jika keempat roketnya menyala secara seimbang. Tetapi, bagaimana mungkin Lunar Module yang mendarat di bulan tahun 1969 mampu mendarat vertikal hanya dengan 1 roket?

Ketiga

Bayangkan debu-debu yang berterbangan terkena angin baling-baling helikopter. Tetapi, lihatlah bagaimana rapinya susunan pasir dan bebatuan di sekitar tempat mendaratnya Lunar Module yang berkekuatan roket. Tidak ada bekas-bekas diterjang tiupan keras dari ruang roket berkekuatan besar sama sekali.

Keempat
en.wikipedia.org
Batuan bulan yang kabarnya dibawa oleh Armstrong ke bumi ternyata mirip dengan batuan yang ditemukan di daerah Antartika.

Kelima
Ada titik-titik bayangan seolah-olah bulan memiliki sumber cahaya selain matahari. (www.express.co.uk)
Dari hasil forensik digital, diketahui bahwa foto-foto armstrong palsu. Alasannya, sumber cahaya di bulan hanya dari matahari. Tetapi pada foto, ditemukan begitu banyak bayangan yang tidak lazim. Kesimpulannya, lokasi pemotretan 'mirip bulan' itu melibatkan sejumlah lighting (efek pencahayaan) yang biasa ditemui di studio foto atau pada teknologi visual effect film Hollywood.

Keenam

Beberapa astronot NASA yang kritis mempersoalkan konspirasi tersebut ditemukan tewas atau menghilang, termasuk detektif yang sedang menyelidiki kasus tersebut.

Ketujuh

Banyak orang merasa aneh dan curiga dengan kecelakaan-kecelakaan fatal yang merenggut jiwa astronot yang mencoba menyusul mendarat di bulan pada tahun-tahun berikutnya. Teori yang beredar adalah Amerika (NASA) menyabotase pesawatnya sendiri agar ekspedisi ke bulan tidak pernah dapat dilakukan lagi. Itu berarti skenario bulan masih bisa terus disembunyikan.

Kedelapan

Bagaimana mungkin peristiwa bersejarah di bulan itu bisa disiarkan melalui televisi, sedangan pada suhu sedemikian ekstrem, rol film akan meleleh. Ingat pada tahun 1969 semua kamera masih menggunakan rol film.

Kesembilan
Jejak sepatu astronot di bulan (www.nbcnews.com)
Mengapa ada jejak sepatu yang cukup dalam membenam di tanah bulan? Bukankah bulan antigravitasi? Tidak ada gaya tarik bumi sehingga membuat manusia melayang-layang di atas tanah.

Kesepuluh
Panjang bayangan yang tidak sama diantara dua astronot (www.quora.com)
Logika ilmiahnya, jika hanya ada satu sumber cahaya di bulan, yakni matahari, ketika cahaya tersebut menerpa dua objek yang berdekatan, bayangan yang muncul relatif akan sama panjangnya. Kecuali jika di lokasi tersebut ada sumber cahaya lain.

Kesebelas

Radiasi. Seorang penulis amerika telah membuat penelitian dan mengatakan bahwa pesawat ruang angkasa Apollo memerlukan dinding setebal 2 meter untuk menghindari radiasi kosmik yang dapat membakar astronot di dalamnya.Dan juga perlindungan yang sama diperlukan untuk semua alat yang di gunakan seperti film dan kamera. Pernyataan resmi NASA mengatakan bahwa mereka telah ‘melapisi’ kamera dengan sejenis chat almunium.

Lalu, apa saja yang bisa menjadi motif Amerika memalsukan kesuksesan ini?


Pertama

Mereka ingin mengalahkan citra teknologi roket antariksa rusia yang sudah jauh lebih canggih. Pencitraan ini penting karena masa tersebut masih merupakan era perang dingin blok barat dengan komunis. Masing-masing pihak akan berusaha menjadi yang terdepan untuk menarik perhatian dan simpati negara lain agar mau bergabung dengan blok mereka.

Terlebih, rusia sudah lebih dulu mengirim manusia ke ruang angkasa. Banyak yang menduga bahwa Amerika tahu akan sulit menyaingi kemajuan yang dicapai rusia. Jadi, mereka merekayasa proyek yang lebih spektakuler.

Kedua

Dana yang terlanjur dikucurkan pemerintah kepada NASA, yang diambil dari pajak rakyat Amerika, sudah terlalu besar. Namun, belum ada prestasi yang membanggakan, apalagi mengalahkan Rusia. Diduga pendaratan bulan yang sukses akan menghilangkan kemarahan rakyat yang muak uang pajaknya dihamburkan untuk proyek yang sia-sia. Kesuksesan tersebut juga akan dapat menjamin pasokan anggaran raksasa akan terus mengalir kepada NASA.

Ketiga

Ada teori lain yang mengatakan bahwa rekayasa itu dilakukan untuk mengalihkan perhatian rakyat amerika yang marah akibat keterlibatan amerika di perang vietnam yang membawa kekalahan memalukan.

Kecurigaan akan rekayasa luar biasa ini tidak lagi sekadar bisik-bisik di masyarakat dan kalangan ilmuwan. Pada pertengahan 2009, isu ini kembali diangkat luas. Bahkan, presiden barrack Obama dituntut untuk memberikan keterangan resmi dengan jujur dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Amerika dan dunia jika terbukti bahwa NASA telah berbohong.



reference:

- Suci, Afred. 2013. 151 Konspirasi Dunia. Jakarta: Wahyu Media.

0 Response to "Mengungkap Kebohongan Neil Armstrong"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel