Puasa dan Kepemimpinan yang Paripurna

Assalamulaikum Wr Wb sahabat semua, ini renungan sy di akhir ramadhan ini, semacam summary dr diskusi2 ramadhan kita selama ini. Banyak hal yg ingin sy tuangkan disini, tp akan terlalu panjang. Mudah2an ada manfaatnya. Tlg dikoreksi kl  sy salah.

RENUNGAN AKHIR RAMADHAN 2018

PUASA DAN KEPEMIMPINAN YG PARIPURANA...

Setelah di tempa dg puasa yg melelahkan dalam 1 bln penuh di Ramadhan ini dan ditambah ibadah2 lainnya spt : tarawaih, tahajud, tadarus, sedekah dan amal2 soleh lainnya, maka yg jadi renungan penting sekali bg kita sbg pemimpin adalah :  hasil apa yg dicapai dr ibadah yg berat ini ? Allah SWT berkehendak apa buat kita ?

Apalagi di kaitkan Ramadhan sbg bulan tarbiyah (pendidikan/ training), dimana Allah sendiri sbg " trainer" nya. Apakah mungkin "training" yg seberat ini hanya menghasilkan kualitas pemimpin yg hanya biasa2 saja atau tdk mengalami perubahan kualitas ? Sungguh tdk masuk akal, pasti ada hasil besar yg harus diperoleh. Traning oleh manusia biasa saja bermanfaat buat kita, apalagi training sedahsyat ini.

Pemimpin yg menjalani puasa ramadhan dg sungguh2 akan menghasilakan pemimpin2 hebat karena :

1. Puasa mendidik kita membersihakan hati kita dr segala hawa nafsu. Dg hati yg bersih ini, Allah menurunkan ketenangan dan ilham2 kebaiikan berupa ilmu, ide/ gagasan besar dan hasil kerja besar ( QS 9 : 8 SD 10).

2. Dg hati yg bersih, seorang pemimpin disadarkan kembali perannya sbg Khalifah (wakil/ dutanya Allah di bumi) (QS 2 :30) untuk bermanfaat dan berbuat banyak bagi banyak orang. Bukan pemimpin yg hanya memikirkan dirinya sendiri atau hanya memenuhi hawa nafsunya sendiri.

3. Ibadah2 selama bulan ramadhan telah memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita, sehingga Allah terasa dekat dg kita. Kedekatan ini akan memberikan *keyakinan, kepercayaan diri dan optimisme*, bahwa Allah akan selalu menolong kita sbg pemimpin yg seringkali mengalami berbagai hambatan dan kesulitan dalam pekerjaan2 besar kita sehari2.

Sebagi khalifah alumni ramadhan, akan berhasil menjalankan tugas2 besarnya apabila :

1. Punya komitmen kuat utk menjalankan nilai2 puasa dalam kehidupan sehari2 atau mempuasai semua aktifitas sehari2, 24 jam sehari, 365 setahun. Termasuk dalam hal sederhana misal nya dlm hal makan minum, menjaga pandangan mata, mempuasi pikiran sd pengambilan keputuan2 penting.

2. Meningatkan kualitas ibadah2 harian, terutama sholat, puasa sunah, dzikir dan sholawat, dll.

3. Punya grup pengajian (khalaqoh) dan guru/ ustad pembimbing, ini utk menjaga semangat ibadah kita. Intinya, selalu berkumpul dg orang2 soleh.

4. Tidak stress. Orang modern banyak stres karena banyak mikir bukan dzikir. Alumni ramadhan sebaliknya, banyak dzikir bukan mikir. "Hanya dg dzikir hatimu tenang", ala bidzikrillahi tatma
innul qulub (QS 13: 28).

5. Terus evaluasi hasil kerja kita dan ukur keberhasilannya dari waktu ke waktu. Hasil kerja besar atau hanya kerja kecil yg  menyita waktu ?

Mudah2an Allah Swt selalu merahmati dan memberikan kita kekuatan dan kecerdasan sbg khalifah. Aamiin

0 Response to "Puasa dan Kepemimpinan yang Paripurna"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel