5 kisah misteri dibalik Benua Antartika, nomor 4 Sejarah yang disembunyikan

Antartika, menjadi sebuah tempat yang misterius dari dulu hingga sekarang.

Sebuah kawasan yang dipenuhi dengan dataran es, dan menjadi satu-satu nya kawasan di muka bumi ini yang tidak boleh dimiliki oleh siapapun, karena sesuai dengan perjanjian Antartika, bahwa kekayaan dan sumber daya alam nya hanya boleh digunakan untuk tujuan perdamaian dan ilmiah.

Namun bagi kelompok lain, seperti pegiat teori konspirasi, daratan es di ujung paling selatan Bumi itu --diduga-- turut menyimpan bukti atas sejumlah misteri sensasional. Mereka meyakini bahwa di Antartika tersimpan beberapa bukti seperti keberadaan peradaban purbakala yang hilang hingga 'jejak kehadiran' Alien di Bumi.

Dari sejumlah contoh, berikut 5 misteri Antartika, baik yang bersifat sains hingga berbau konspiratif,

1. Air Terjun Darah

air terjun darah

Misteri air terjun darah di Antartika telah terpecahkan. Sebelumnya, selama bertahun-tahun para peneliti dibuat bingung dengan aliran berwarna merah yang mengalir di atas Taylor Glacier.

Air terjun itu pertama kali ditemukan oleh ahli geologi Australia, Griffith Taylor pada 1911. Awalnya, warna aneh pada air terjun itu diyakini karena alga merah.

Pada 2003, hampir 100 tahun setelah Taylor menemukan air terjun itu, para peneliti berteori bahwa warna merah disebabkan karena oksidasi besi dan air yang kemungkinan berasal dari danau air asin bawah tanah.

Para peneliti dari University of Alaska Fairbanks dan Colorado College akhirnya mengonfirmasi oksidasi tersebut dalam sebuah studi yang dipublikasi pada pekan ini di Journal of Glaciology.

Dikutip dari Sfgate, dengan menggunakan ekolokasi (echolocation) untuk melacak aliran air, peneliti menemukan danau berusia 5 juta tahun di bawah Taylor Glacier. Menurut para ilmuwan, ketika air danau keluar ke permukaan, air asin teroksidasi saat bersentuhan dengan udara.

Lebih mengejutkannya lagi, air tersebut masih berbentuk cairan meski berada di dalam gletser yang membeku.

"Taylor Glacier saat ini merupakan gletser terdingin yang airnya mengalir terus-menerus," ujar rekan penulis Christina Carr.

Dilansir National Geographic, danau di bawah gletser itu memiliki konsistensi yang sangat asin. Karena air asin memiliki titik beku lebih rendah dari air murni dan melepaskan panas saat membeku, air tersebut melelehkan es dan memungkinkan sungai mengalir.

Hal tersebut membuat gletser dapat mendukung adanya aliran air. Selain itu Taylor Glacier juga menjadi gletser terdingin di Bumi dengan air yang selalu mengalir.

Studi tersebut juga mengukur jumlah air garam kaya zat besi dalam air sungai. Berdasarkan penelitian, kandungan air asin meningkat saat mendekati air terjun.

2. Temuan Kapten James Cook yang mengguncang dunia ekspedisi

Kapten James Cook
Pada tahun 1772 hingga 1775, Kapten James Cook memimpin sebuah ekspedisi ke daerah Selatan. Di mana tujuannya saat itu difokuskan ke suatu daerah yang terdiri dari berton-ton es. Bisa dibilang, James Cook merupakan orang pertama yang sukses mencapai daerah yang kini disebut sebagai Antartika itu.

Selama perjalanan, ia hanya menemukan bermil-mil tembok es tanpa pernah menemukan jalan masuk maupun keluar. Selama 3 tahun berkeliling, James Cook telah menempuh jarak sejauh 60.000 Km atau setara dengan 1,5 x panjang ekuator bumi.

Dalam peta globe yang bulat, luas keliling Antartika adalah 19.300 Km. Sedangakan Kapten James Cook telah menempuh dengan jarak 60.000 Km. Bisa di bilang, ia telah satu kali mengelilingi bumi tanpa disadari. Luar biasa ya Sahabat Boombastis.

3. Tempat konspirasi antara NAZI dan Alien?

Nazi
Pada masa lalu, NAZI berhasil melakukan pembantaian terhadap orang-orang yang tidak berdosa. Ketika perang dunia ke-2 pecah, pasukan yang diketuai oleh Adolf Hitler itu disebut-sebut melakukan konspirasi dengan membangun sarana penerbangan di Antartika sebagai tempat landasnya alien dari luar angkasa.

Teori tersebut diungkapkan setelah ada pihak yang mengklaim jika mereka melihat sebuah lubang di daerah tersebut (Antartika) dengan kedalaman mencapai 850 km.

4. Peta bumi datar kuno yang misterius

Peta Bumi Datar
Sebuah temuan mengejutkan tentang Antratika ternyata pernah dipublikasikan oleh jurnal Hawaiian Gazette pada hari Jumat 11 Januari 1907.

Harian itu memuat salinan gambar sebuah peta kuno yang telah berusia ratusan tahun. Dalam manuskrip yang ditemukan pada tembaga silinder, tampak peta bumi datar dengan belasan pulau kecil tersebar merata di samping kanan, kiri atas dan bawah.

Peta yang ditemukan di sebuah kuil Jepang itu, diyakini merupakan buatan 10 abad silam oleh pendeta Tiongkok yang beragama Budha. Pada gambar, jelas memproyeksikan Mercator mengarah ke Kutub Utara sebagai pusat lingkaran.

Sementara busur sekelilingnya, menggambarkan benua Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika, Asia dan Australia dengan lingkaran yang diyakini sebagai tembok Antartika. Belasan pulau kecil di luar peta itulah yang hingga kini menjadi misteri.

5. Antartika adalah kota Atlantis yang hilang?

Pada 360 SM, Plato mengungkapkan jika ada sebuah kota bernama Atlantis yang hidup makmur dan subur, namun telah hilang dan tidak ditemukan hingga saat ini. Dengan didasari teori pergeseran lempeng, sejumlah ilmuwan berani berasumsi jika Antartika adalah Atlantis yang hilang.

Tempat tersebut dulunya merupakan wilayah yang paling kaya. Namun karena sebuah pergeseran, wilayah itu sedikit demi sedikit berpindah dan kini berada di sudut paling jauh dari matahari sehingga iklim di sana berubah menjadi dingin.

0 Response to "5 kisah misteri dibalik Benua Antartika, nomor 4 Sejarah yang disembunyikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel