Kisah singkat mengenai nabi Ibarahim dan kedua istrinya, Sarah dan Hajar

Bismillah.. Assalaamualaikum..

Saya ingin menulis singkat tentang sejarah Nabi Ibrahim beserta kedua istrinya yaitu Sarah dan Hajar, ini adalah Resume saya dari hasil membaca Buku Sejarah Islam dari nabi Adam hingga abad ke XX.

Nabi Ibrahim dan Sarah hijrah ke Mesir


Nabi Ibrahim datang dari Irak menuju Syam yang kemudian tinggal disana dikota Al-Khalil di baitul maqdis.

Ketika Syam dilanda kekeringan, maka nabi Ibarahim bersama istrinya yaitu Sarah hijrah ke Mesir.

Ketika sudah sampai Mesir, sang raja mesir terkagum dengan paras nya Sarah istri nabi Ibrahim, dan raja itu pun ingin mengawini nya.

Melihat kejadian tersebut, nabi Ibrahim pun menyuruh Sarah agar berbicara kepada sang raja bahwa yang bersamanya (Nabi Ibrahim) adalah saudara lelaki nya, dalam hal ini memang benar bahwa nabi Ibrahim adalah saudar lelaki nya Sarah.

Jika tidak berkata demikian, Ibrahim khawatir bahwa diri nya akan dibunuh, mengingat bahwa sang raja menyukai sarah dan ingin mengawininya.

Tapi setiap kali sang Raja ingin menyentuh nya, tangan nya selalu lumpuh, dari situ dia tahu bahwa Sarah bukanlah wanita biasa.

Akhir nya sang raja memberikan mereka budak bernama Hajar, dan menyuruh mereka untuk pergi dari mesir.

Kemudian mereka bertiga pun kembali ke Khalil di Syam dan menetap disana.

Ibrahim dan Hajar


Sarah, istri nabi Ibrahim, memberikan hajar kepada nya untuk dinikahi, sarah berharap semoga Allah mengkaruniakan anak dari nya.

Setelah sekian lama menikah, akhir nya Hajar hamil dan melahirkan seorang putra yang bernama Ismail. Dikarenakan Sarah mengalami cemburu yang sangat kuat, dia meminta agar hajar dan putra nya dijauhi dari nya.

Air Zam-zam


Akhir nya Ibrahim membawa Hajar kearah selatan hingga akhirnya tibalah mereka di Mekkah Al-Mukarromah, Ibrahim pun meninggalkan mereka disana, pada saat itulah Ibrahim berdoa :

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan[7] sebagian keturunanku[8] di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman[9] di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat[10], maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung[11] kepada mereka[12] dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan[13], mudah-mudahan mereka bersyukur. (Qs. Ibrahim: 37)
Kemudian nabi Ibrahim kembali ke Syam, meninggalkan Hajar dan Ismail disana.
Sementara Hajar yang ditinggalkan oleh Ibrahim mulai kehabisan air, sehingga dia mencari air dengan berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.

Hingga akhir nya dia tiba di tempat zam-zam, Ismail yang masih kecil memukul-mukul kan kakinya ke tempat itu karena saking haus nya, kemudian memancar lah air dari temptat tersebut dan tinggalah mereka disana, air itu kini disebut dengan air zam-zam.

Kelahiran Ishaq


Allah memberi kabar kepada Ibrahim dengan kelahiran seorang anak laki-laki dari Sarah (13 tahun setelah kelahiran Ismail), padahal waktu itu Ibrahim sudah berumur tua sementara sarah masih belum bisa memberikan nya anak.

Kabar ini disampaikan melalui malaikat saat mereka berada dalam perjalanan untuk menghancurkan kaum Luth.

Dan isterinya berdiri (dibalik tirai) lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir puteranya) Ya'qub. (Huud: 71)

0 Response to "Kisah singkat mengenai nabi Ibarahim dan kedua istrinya, Sarah dan Hajar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel