Fakta Peraturan Baru WhatsApp Yang Sarat Kontroversi

Bukan Hal Baru, Ini Keuntungan Peraturan Baru WhatsApp Bagi Pengguna

Baru – baru ini pengguna aplikasi WhatsApp mengalami kecemasan yang cukup besar karena adanya peraturan baru yang didtetapkan. 

Peraturan baru yang sampai menjadi trending di seluruh dunia tentu mengagetkan publik hal ini karena peraturan berkaitan langsung dengan privasi dan data pribadi pengguna.

Bukannya apresiasi, WhatsApp menuai banyak kontroversi yang timbul karena adanya peraturan ini. 

Hal ini juga memicu banyak protes dari pelanggan setianya dan beralih ke aplikasi lain seperti Telegram dan Signal Messenger. 

Lalu seperti apa peraturan baru WhatsApp yang kontroversi ini? Mari simak ulasan berikut.

Detail Aturan WhatsApp yang Baru

Aturan baru ini muncul dalam setiap pop-up tampilan WhatsApp. Secara garis besar aturan WhatsApp ini mengatur beberapa hal penting antara lain sebagai berikut :

  1. Bagaimana WhatsApp bekerja memproses dan mengolah data pribadi pengguna, baik data masuk dan keluar.

  2. Pelaku bisnis yang sekarang menggunakan WhatsApp akan menggunakan layanan hosting Facebook untuk mengelola data – data yang ada

  3. WhatsApp sebagai anak usaha Facebook Inc bermitra dengan Facebook untuk integrasi yang akan dilakukan di masa depan.

Berdasarkan peraturan baru tersebut data yang ada di aplikasi WhatsApp akan diintegrasi ke layanan Facebook utama. 

Hal inilah yang memicu protes dari pengguna karena data menjadi tidak independen karena melintasi platform lain seperti Facebook dan Instagram. 

Hal inilah yang memicu keresahan publik bahkan sampai pindah aplikasi lain seperti Telegram.

Dilansir dari Gadgets.ndtv.com, perubahan privacy policy dan terms of service dari WhatsApp sebenarnya memberikan info bagi pengguna tentang bagaimana WhatsApp menangani data pengguna. 

Hal ini termasuk dalam hal transaksi pembayaran serta lokasi sehingga data rinci bisa dikumpulkan dengan tepat.

Ternyata Bukan Aturan baru

Meskipun baru menjadi perbincangan akhir – akhir ini, sejatinya aturan ini bukanlah barang baru. 

WhatsApp yang secara teknis bergabung dengan Facebook Inc sejak 2016 menjadikan data yang ada pada WhatsApp sudah tersimpan pada Facebook. 

Hanya saja kebijakan lama membebaskan pengguna untuk setuju atau tidak setuju terhadap WhatsApp yang membagikan data mereka kepada Facebook.

Hal ini jelas berbeda dengan aturan baru yang mengharuskan mereka (Pengguna) menyetujui pengelolaan data kepada Facebook. 

Hal ini dirasa pemaksaan dan sangat mengganggu privasi. Padahal jika anda sudah setuju sejak 2016, tentu tidak ada yang berpengaruh dengan hal ini.

Klarifikasi WhatsApp

Tentu pihak WhatsApp sendiri merespon kejadian ini dengan beberapa pernyataan kepada pengguna diantaranya adalah sebagai berikut

  1. WhatsApp berbagi data dengan Facebook dalam rangka integrasi dengan Facebook selaku induk perusahaan. 

    Adanya integrasi dapat memudahkan seseorang menambahkan teman berdasarkan kontak WhatsApp, integrasi konten dan fitur yang membantu.

  2. Adanya hal ini juga dapat membantu WhatsApp untuk mendorong keamanan utamanya dalam penyalahgunaan konten, spam, dan meningkatkan infrastruktur sistemnya dan membantu anda memahami cara kerja WhatsApp di bawah Facebook

  3. Meski sudah disetujui, pada dasarnya WhatsApp dan Facebook tidak bisa melihat pesan pribadi antar aplikasi / platform. Jadi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap privasi yang masih diatur dalam sistem end to end encryption

  4. Facebook tidak dapat melihat riwayat telepon anda karena WhatsApp tidak menyimpan pesan / panggilan tiap pengguna

  5. Berkaitan dengan kontak WhatsApp atau Facebbook, pihak WhatsApp memastikan kontak tetap aman termasuk nomor yang disimpan di dalamnya

  6. Fitur berbagi lokasi pengguna juga tidak akan dibagi antar platform karena whatsApp memmiliki enkripsi i end-to-end yang mana WhatsApp dan pihak lain dijamin tak dapat mengakses data ini.

  7. Grup WhatsApp juga tetap sama kondisinya yakni keamanan tetap dijamin karena adanya enkripsi

Keamanan dan privasi data memang yang utama dalam setiap aplikasi di perangkat agar pengguna merasa aman aman. 

Dengan adanya kasus whatsApp ini anda harus lebih berhati – hati dalam mengakses sebuah aplikasi agar privasi anda tetap pada tempatnya. 

Apakah anda akan berpindah ke telegram atau tidak? Itu kami kembalikan kepada anda sepenuhnya.

Belum ada Komentar untuk "Fakta Peraturan Baru WhatsApp Yang Sarat Kontroversi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel