Tutorial Google Chrome Agar Tidak Berat & Lelet di Android

Google Chrome merupakan salah satu aplikasi browser yang cukup populer karena selalu tersedia di perangkat Android. 

Setiap kali anda memiliki perangkat Android, selalu pasti ada Google Chrome terpasang apapun merk hp-nya. Dengan pengalaman sebagai browser populer, Google Chrome selalu memiliki peningkatan dan upgrade fitur setiap waktu untuk kenyamanan pengguna.

Walaupun sudah menjadi salah satu yang terbaik, terkadang Google Chrome juga masih memiliki kendala. 

Beberapa kendala yang sering ditemui ialah ketika Google Chrome digunakan seringkali menimbulkan panas, terasa berat, lag, dan utamanya adalah lelet. Meski handphone sudah memiliki spesfiikasi bagus terkadang hal ini masih terjadi.

Oleh sebab itu banyak orang mencari cara agar hal ini tidak terus – terusan terjadi pada perangkatnya. Maka dari itu, dalam tulisan kali ini kami akan jelaskan beberapa hal yang bisa anda lakukan agar Google Chrome anda tidak berat dan lelet, utamanya saat browsing. Silahkan simak ulasan berikut.

Cara Agar Google Chrome Tidak Berat & Lelet di Android

Kami sudah merangkum beberapa cara yang bisa anda lakukan agar Android anda lancar saat menggunakan Google Chrome. Hal ini supaya kegiatan browsing anda tidak terganggu dan berjala baik. Semua terangkum dalam poin – poin berikut ini.

  1. Gunakan Lite Mode

Terkadang kegiatan browsing berasa lelet karena laman yang dibuka terlalu besar datanya. 

Oleh sebab itu agar hemat data sekaligus cepat dalam aksesnya, anda bisa melakukan metode ini yakni menggunakan lite mode agar data yang masuk lebih sedikit sehingga tidak lelet.

Untuk mengaktifkan mode ini cukup mudah, hanya perlu buka Pengaturan di menu Google Chrome. Setelah itu klik Lite Mode, aktifkan dengan melakukan klik tombol setelah itu Lite Mode akan aktif otomatis. Contoh pada ilustrasi berikut.


G:\Proyek\Sangcahaya com\SangCahaya Android\Gambar\3\2021-01-29-18-02-16.png
  1. Clear Cache Setiap Waktu

Disadari atau tidak cache atau memori sementara menjadi salah satu penyebab aplikasi menjadi berat dan lelet. Oleh sebab itu melakukan penghapusan cache bisa dilakukan.

Caranya juga cukup mudah yakni melalui pengaturan android. Anda bisa buka pengaturan lalu klik bagian aplikasi / app info . 

Pilih aplikasi Google Chrome kemudian klik menu storage. Pada bagian ini klik tombol clear cache dan memori sementara akan hilang dan bisa dirasakan efeknya.

G:\Proyek\Sangcahaya com\SangCahaya Android\Gambar\3\2021-01-29-18-02-45.png
  1. Hapus History & Cookies Berkala

Selain cache, history juga terkadang memakan banyak memori sehingga browsing semakin lama terasa lelet atau berat. Oleh sebab itu anda bisa menghapus history dan sekaligus cookies secara berkala.

Untuk caranya anda hanya perlu buka Google Chrome lalu klik menu History. Pada pilihan Clear Browsing Data klik Clear history dan hapus history secara penuh. 

Penulis sarankan untuk menghapus history dari awal (All Time) agar data benar – benar berkurang drastis dan membuat Google Chrome kembali ringan.

G:\Proyek\Sangcahaya com\SangCahaya Android\Gambar\3\2021-01-29-18-03-15.png


G:\Proyek\Sangcahaya com\SangCahaya Android\Gambar\3\2021-01-29-18-03-26.png
  1. Jangan Terlalu Banyak Tab

Tanpa kita sadari, kegiatan browsing di Google Chrome memakan banyak tab sehingga kinerja menjadi berat dan lelet. Oleh sebab itu jika anda melakukan browsing untuk sebisa mungkin mengurangi jumlah tab.

Apabila tidak diperlukan tutup tab yang dirasa tidak penting, apalagi yang isinya ternyata website berat seperti YouTube atau streaming. 

Dengan ini anda mengurangi beban kinerja Google Chrome menjadi lebih ringan.

  1. Tutup Aplikasi lalu Buka Lagi

Apabila dirasa Google Chrome sudah dibersihkan dari file sampah namun masih berat, cobalah untuk merestart aplikasi. 

Caranya hanya perlu buka pengaturan dan pada menu aplikasi pilih Google Chrome. Pada detail aplikasi klik Tombol Force Stop atau Matikan Paksa. Setelah itu anda bisa buka lagi seperti biasa.


G:\Proyek\Sangcahaya com\SangCahaya Android\Gambar\3\2021-01-29-18-03-48.png

1 Komentar untuk "Tutorial Google Chrome Agar Tidak Berat & Lelet di Android"

  1. I've covered alternative ways automobile manufacturers are benefiting from the benefits 3D printing brings to the forefront. As know-how is gaining a extra mainstream foothold throughout the automobile industry, many companies are taking notice, but many are using it in several capacities and for various functions. These needs can embody something, from tools to spare parts/supply chain management to end-use components and even full vehicles. One of the many benefits Stylus Pen of 3D printing is the sustainability in how materials are used and how little is wasted.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel